Beranda > Marketing News, Office News > Beli Rumah = Keinginan / Kebutuhan?

Beli Rumah = Keinginan / Kebutuhan?

need House

need House

Apakah Anda terbiasa membuat daftar sebelum berbelanja kebutuhan sehari-hari? Sebelum mulai berburu rumah idaman, penting bagi Anda untuk membuat daftar realistis tentang isi dari hunian tersebut. Disini, Anda akan mencoba untuk memisahkan apa-apa saja yang menjadi keinginan maupun kebutuhan.

Ternyata setelah dipilah-pilah, kebutuhan dan selera tidak selamanya bisa menyatu dengan baik apalagi kalau sudah menyangkut soal rumah idaman. Belum lagi, selera Anda bisa saja bertentangan dengan suami, anak-anak maupun orang lain yang nantinya akan tinggal bersama di dalam rumah tersebut.

Misalnya, Anda ingin memiliki rumah bergaya neo klasik dengan furnitur yang serba klasik. Namun, suami memimpikan hunian minimalis yang mengesankan imej modern, simpel dan praktis. Sementara itu, anak-anak Anda masih kecil dan mereka membutuhkan rumah yang nyaman untuk bermain, belajar dan istirahat. Kalau sudah begini, baru terasa ya, selera dan kebutuhan masing-masing orang berbeda.

Supaya Anda tidak salah membeli rumah, segeralah membuat daftar kebutuhan dan keinginan Anda sekeluarga seputar deskripsi rumah idaman. Pisahkan daftar antara apa-apa saja yang Anda butuhkan dan yang Anda inginkan. Apabila daftar kebutuhan yang lebih banyak, tidak apa-apa. Dari daftar ini Anda akan mengetahui dengan jelas, rumah idaman seperti apa yang benar-benar sesuai untuk Anda huni sekeluarga. Ayo, tunggu apalagi?

Kebutuhan Anda

  • Ruangan lapang dan nyaman
  • Cukup kamar tidur
  • Ada dapur
  • Ada garasi
  • Ada halaman
  • Ada listrik, PAM
  • Space untuk anak bermain
  • Dekat sekolah/perkantoran
  • Dekat fasilitas umumnya lainnya

Keinginan Anda

  • Ada perabot mewah dan bermerk terkenal
  • Ada pemanas air, kolam renang, jacuzzi (kecuali untuk alasan kesehatan)
  • Lantai kayu
  • Rumah menghadap ke jalan raya
  • Ada ruangan untuk berkaraoke
  • Ada lampu taman
  • Ada skylights (di satu sisi, memberi penerangan alami di siang hari namun bukan kebutuhan utama)

Beres membuat daftar di atas, sekarang giliran Anda untuk membuat check list saat membangun rumah. Apa saja yang perlu diperhatikan? Ini dia:

  • Jangan melanggar jalur hijau

Maksudnya disini, jangan sampai Anda membangun rumah yang sangat luas sampai terlalu maju ke depan jalan demi mendapatkan kenyamanan. Anda tentu tidak mau kan disalahkan di kemudian hari gara-gara rumah Anda melanggar jalur hijau? Salah-salah, bangunan rumah Anda harus dirubuhkan/dihancurkan.

  • Pikirkan juga daya jualnya

Sesayang apapun Anda pada rumah ini, pasti akan ada waktunya Anda meninggalkan rumah ini. Misalnya karena keadaan, dan sebagainya. Oleh karena itu, pikirkan bangunan yang terbaik menurut kebutuhan dan keinginan Anda serta selera pasar. Misalnya untuk 3 kamar tidur, Anda bisa menyediakan 1 kamar mandi. Lalu, Anda bisa membangun garasi, selain untuk menyimpan mobil, bisa juga sebagai gudang/alternatif ruang kerja, dan sebagainya. Jadi ketika Anda jual rumah tersebut, calon pembeli akan melihat cukup banyak ruangan yang multifungsi.

  • Hemat biaya, termasuk ketika mencari kontraktor

Jika Anda ingin menghemat biaya dalam membangun rumah, cermatlah dalam mencari kontraktor. Jangan sampai Anda membuang banyak uang untuk mendapatkan kontraktor yang terbaik.

  • Siap-siap menanggung keterlambatan

Membangun rumah berarti menghadapkan Anda pada beberapa pekerjaan seperti menyediakan dana, membeli dan menyuplai bahan bangunan, memonitor cara kerja kontraktor dan buruh bangunan. Jika Anda teledor mengurus salah satunya, bisa-bisa pembangunan rumah terbengkalai. Misalnya, dana habis atau bahan bangunan kurang, dan lain-lain.

propertykita.com

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: